Beranda | Galeri | Links
 

KBRI PARAMARIBO
Tentang KBRI Paramaribo
Mantan Dubes
Staff
 
PELAYANAN
Visa
Jasa Kekonsuleran
Lapor Diri Online
 
INFORMASI
Suriname
Guyana
 
HUBUNGAN BILATERAL
Indonesia - Suriname
Indonesia - Guyana
-
ARSIP

 
LINKS
Presiden RI
Portal Kemlu
Deplu Junior
Indonesia Tourism
Suriname Tourism
Guyana Tourism
 
Selamat Datang di Website Kedutaan Besar Republik Indonesia Paramaribo - Suriname Merangkap Guyana

Kegiatan Indofair 2009 :
Sarana Untuk Mempromosikan Produk Indonesia di Kawasan Karibia Dengan Menjadikan Suriname Sebagai Entry Point

KBRI Paramaribo bekerjasama dengan Direktorat Amerika Selatan dan Karibia pada Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa serta Persatuan Peringatan Imigrasi Orang-orang Jawa di Suriname (Vereniging Herdenking Javaanse Imigratie – VHJI)  dan SIFA (Suriname-Indonesia Friendship Association) kembali menyelenggarakan kegiatan Promosi Terpadu Indonesia (PTI) dalam bentuk pameran tunggal Indofair 2009 pada tanggal 27 September s/d 3 Oktober 2009, bertempat di kompleks Sana Budaya Paramaribo, Suriname.

Kegiatan Indofair 2009 dibuka secara resmi oleh KUAI RI di Paramaribo, Agus Mursito dan dihadiri, antara lain oleh Ketua Parlemen Suriname Paul Salam Somohardjo; Menteri Sosial dan Perumahan Rakyat Hendrik Setrowidjojo; Direktur Perdagangan Internasional pada Kementerian Perdagangan dan Industri Mauro R.L.Tuur; Direktur Kebudayaan pada Kementerian Pendidikan dan Pembangunan Masyarakat Stanley Sidoel; Distrik Komisaris (setingkat Kepala Daerah Tingkat I) Paramaribo Rudi Strijk; Ketua Kamer van Koophandel en Fabrieken (KKF) atau KADIN Suriname Robert Ameerali; Kepala Algemeene Bureau Statistiek (ABS) atau Biro Statistik Umum Suriname Iwan Snow; anggota Korps Diplomatik di Suriname; Ketua VHJI Kim van de Berg Sontosoemarto; Ketua SIFA (Suriname-Indonesian Friendship Association) Kadi Kartokromo; serta para pengusaha dan media massa Suriname.

Dalam sambutannya, KUAI RI Paramaribo menyampaikan mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2009 dan target pertumbuhannya tahun 2010, perkembangan hubungan perdagangan antar kedua negara serta informasi mengenai penyelenggaraan “the 24th Trade Expo Indonesia” di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta tanggal 28 Oktober s/d 1 November 2009 dan Sidang Ke-4 Komisi Bersama (SKB ke-4) Indonesia-Suriname di Solo pada bulan November 2009.

Jumlah pengunjung Indofair tahun ini rata-rata sebanyak 2.000-3.000 orang/hari, lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan jumlah pengunjung Indofair tahun 2008. Pengunjung yang datang tidak hanya dari kalangan masyarakat keturunan Jawa, tetapi juga keturunan bangsa lain di Suriname. Antusianisme jumlah pengunjung yang mengunjungi Indofair 2009 tersebut menunjukkan minat yang besar dari warga/masyarakat Suriname untuk mengenal berbagai barang produksi dan makanan Indonesia serta seni budaya dan pariwisata Indonesia.

Kegiatan Indofair merupakan salah satu ajang yang efektif untuk memperkenalkan berbagai produk ekspor, seni budaya, serta makanan/kuliner dan potensi pariwisata Indonesia di Suriname. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menjajagi kemungkinan para pengusaha Indonesia dalam melakukan kegiatan investasi Indonesia di pasar Suriname, yang pada gilirannya akan berkembang pada pasar Guyana, French Guyana, dan negara-negara anggota Caribbean Community (Caricom). Hal ini didasarkan pada adanya keinginan kalangan usahawan bahkan Pemerintah Suriname menjadikan Suriname sebagai pintu gerbang (entry point) bagi pemasaran produk Indonesia di kawasan Karibia. Sedangkan tujuannya adalah untuk meningkatkan volume perdagangan dan citra Indonesia dalam rangka promosi hubungan bilateral antar kedua negara.

Indofair tahun 2009 diikuti oleh 7 perusahaan retailer Indonesia dan 3 perusahaan Indonesia lainnya, seperti perusahaan peralatan/mesin pertanian yang mengirimkan brosur perusahaannya serta 18 pengusaha lokal Suriname yang melakukan kegiatan impor berbagai produk dari Indonesia dan menjual produk yang terkait dengan Indonesia. Adapun nilai transaksi dagang yang terjadi selama kegiatan Indofair berlangsung rata-rata antara SRD 1.100,00 s/d SRD 3.750,00 (US$ 392,86 s/d USD 1.339,29)/hari. Khusus untuk perusahaan UD NISA (Sdr. Budi Sarwono), pihaknya telah berhasil melakukan kontak dagang dengan mitranya di Suriname, yang memesan produk speed boat dari Indonesia, dengan nilai transaksi dagang mencapai sekitar US$ 10.000,00.

Diharapkan pada tahun-tahun mendatang, keikutsertaan UKM Indonesia dalam kegiatan Indofair dan kontrak dagang antar pengusaha kedua negara semakin meningkat. Hal ini disebabkan karena Indonesia memiliki peluang perdagangan dan investasi yang cukup besar di Suriname, yang dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia. Selain itu, pelaksanaan Indofair pada tahun 2010 akan memasuki tahun yang ke-10, bertepatan dengan momentum peringatan ke-120 tahun Imigrasi Orang Jawa ke Suriname, 65 tahun HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, dan 35 tahun Kemerdekaan Suriname. Diharapkan momentum penting berbagai Peringatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk lebih meningkatkan hubungan kerjasama antar kedua negara.

Google
INDONESIA - THE ULTIMATE IN DIVERSITY
PENGUMUMAN
SIARAN KBRI

 
JAM KERJA

Senin - Jum'at

08.00 - 16.00

Istirahat 12.00 - 12.30

PENGUNJUNG

Online 

free counters

Kedutaan Besar Republik Indonesia Paramaribo - Suriname
Van Brussellaan #3, Uitvlugt, Paramaribo
Tel : (597) - 431230, 431171, 439577 Fax : (+597) - 498234
Email : indonemb@sr.net


© 2009 by adk