|
Pada tanggal 9-10 November 2009 bertempat di
Hotel Lorin, Solo, telah diselenggarakan
Sidang ke-4 Komisi Bersama (SKB ke-4)
Indonesia-Suriname. Delegasi RI dipimpin
oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa,
Departemen Luar Negeri RI Dubes Retno L.P.
Marsudi, terdiri dari para wakil instansi
terkait di Indonesia dan Sekretaris
II/Pelaksana Fungsi Ekonomi selaku wakil
KBRI Paramaribo. Delegasi Suriname dipimpin
oleh Permanent Secretary, Kementerian
Luar Negeri Suriname Mrs. Jane R.
Aarland-Nanhu, terdiri dari Dubes Suriname
untuk Indonesia H.E. Mrs. Angelic Caroline
Alihusain-del Castilho dan para wakil
instansi terkait di Suriname.
Penyelenggaraan SKB ke-4 merupakan bukti
komitmen pengembangan lebih lanjut hubungan
bilateral antar kedua Pemerintah. Hal ini
sebagaimana disampaikan oleh Dubes Retno
L.P. Marsudi bahwa hubungan sejarah dan
budaya yang telah terjalin selama ini dapat
dijadikan modal utama dalam pengembangan
hubungan bilateral kedua negara di berbagai
bidang lainnya.
Selain bertukar pandangan perkembangan
politik dalam negeri dan pembangunan ekonomi
kedua negara serta pentingnya pemberian
dukungan penyelenggaraan Konferensi
Perubahan Iklim di Kopenhagen bulan Desember
2009, kedua delegasi juga membahas hal-hal,
antara lain rencana pengiriman misi dagang
Suriname ke Indonesia pada tahun 2010 guna
penjajakan peningkatan kerjasama
perdagangan; perundingan lebih lanjut untuk
membahas Working Arrangement mengenai
bantuan teknis penyelenggaraan Training
for Trainers oleh Indonesia bagi para
penyandang cacat dan pekerja sosial; rencana
penyelenggaraan berbagai kegiatan pada tahun
2010 untuk memperingati 120 tahun Imigrasi
Orang Jawa ke Suriname, 65 tahun HUT
Proklamasi Kemerdekaan RI, 35 tahun
Kemerdekaan Suriname, dan 10 tahun
penyelenggaraan Indofair; permintaan
Indonesia kepada Suriname mengenai pemberian
fasilitas Visa on Arrival (VoA) bagi
WNI yang berkunjung ke Suriname atas dasar
prinsip reprositas; kesepakatan pertukaran
draft Perjanjian Bebas Visa bagi para
pemegang Paspor Diplomatik dan Paspor Dinas;
dan rencana pembahasan draft Air Service
Agreement antar kedua negara.
Dalam kerangka Komisi Bersama kedua negara,
telah ditandatangani Executive Program
mengenai kearsipan antar Arsip Nasional
kedua negara, sebagai fasilitasi pelaksanaan
MoU mengenai “Kerjasama Kearsipan”, yang
ditandatangani di Paramaribo tanggal 27 Juni
2008. Selain itu, Indonesia dan Suriname
juga menandatangani Letter of Intent
mengenai “Kerjasama Sister City
antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan
Distrik Commewijne”.
Pada kesempatan penyelenggaraan SKB ke-4
Indonesia-Suriname, telah dilakukan berbagai
kegiatan, yaitu pertemuan bilateral
Indonesia-Suriname; kunjungan ke Candi
Borobudur, Kraton Mangkunegaran, dan Candi
Prambanan serta ke beberapa industri UKM,
seperti industri jamu, industri furniture,
industri rotan, dan industri batik di Solo;
kunjungan ke pilot project
pembentukan
online database system
di Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil dan Pusat
Rehabilitasi Penyandang Cacat Dr. Suharso di
Solo; serta kunjungan kehormatan
kepada Gubernur Provinsi DIY Sri Sultan
Hamengkubuwono X. Pada saat menerima
kunjungan kehormatan ini, Sri Sultan
menyatakan kesanggupannya mengirimkan tenaga
ahli di bidang agro-industri dan agro-bisnis
ke Suriname dan mengusulkan kepada
Pemerintah Suriname untuk mengundang
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono
berkunjung ke Suriname pada tahun 2010
terkait dengan peringatan 120 tahun Imigrasi
Orang Jawa ke Suriname, 65 tahun HUT
Proklamasi Kemerdekaan RI, 35 tahun
Kemerdekaan Suriname, dan 10 tahun
penyelenggaraan Indofair.
Penyelenggaraan
SKB ke-4 Indonesia-Suriname diharapkan dapat
lebih meningkatkan hubungan bilateral di
berbagai bidang, dengan cara menggali
potensi dan peluang yang dimiliki guna
saling memberikan manfaat bagi kemajuan
pembangunan di kedua negara. Oleh karena
itu, diperlukan peran aktif dari instansi
terkait di kedua negara untuk melaksanakan
berbagai kesepakatan yang tercantum dalam
Agreed Minutes SKB ke-4
Indonesia-Suriname yang telah ditandatangani
pada tanggal 10 November 2009 di Solo.
|